Ketergantungan Hadramaut-Nusantara
A ] Ketergantungan Ekonomi dan Sosial Hadramaut dengan Nusantara pada awal abad ke-20, berdasarkan catatan Daniel van der Meulen (1932). Simbiosis Hadramaut-Nusantara: Analisis Geopolitik dan Ekonomi 1932 Secara historis, narasi populer sering menempatkan Hadramaut (khususnya kota Tarim) sebagai pusat gravitasi spiritual bagi Nusantara. Namun, catatan perjalanan Daniel van der Meulen, seorang administrator dan diplomat Belanda, mengungkap realitas yang kontras dari sudut pandang ekonomi-politik: Pada masa itu, Hadramaut secara fungsional adalah "provinsi ekonomi" dari Hindia Belanda. 1. Hadramaut sebagai "Ekonomi Remitansi" Dalam istilah ilmiah, Hadramaut pada masa itu menjalankan sistem Ekonomi Remitansi. Artinya, keberlangsungan hidup sebuah wilayah bergantung sepenuhnya pada aliran dana dari warganya yang merantau di luar negeri (Nusantara). * Arus Modal: Kekayaan yang dikumpulkan dari sektor perdagangan di Jawa, Sumatera, dan Singapura tidak diinvestasikan k...