Postingan

Usut Dalang Yamanisasi di Tubuh NU

Gambar
Upaya pembelokan sejarah NU, kita sebagai Nahdliyyin, tidak boleh diam. Distorsi sejarah adalah kejahatan serius. Mengaburkan masa lalu, berarti merusak masa depan generasi berikutnya. Pepatah mengatakan, “Barang siapa yang tidak punya masa lalu, ia tidak berhak atas hari ini, dan yang tidak memiliki masa kini, berarti tidak akan mampu megenggam masa depan". Kenapa, orang-orang keturunan Arab Yaman akhir-akhir ini dengan bebas sering kontroversial. Ada semacam upaya untuk mendistorsi sejarah orang lain? Nahdliyyin ingin dijauhkan dari akar sejarahnya sendiri. Budaya tabligh mereka pun tanpa dibarengi standar data ilmiah yang jelas. Tanpa triangulasi data, mereka asal ngomong, bicara sejarah dari sumber yang tidak kredibel. Masalahnya, muhibbinnya banyak, dan tidak biasa berpikir kritis. Mayoritas umat ini masih silau dengan apapun yang berbau asing termasuk berbau Arab. Sebab itu, untuk generasi muda NU dan Nahdliyyin secara umum, hendaknya kembali ke buku-buku sejarah yang dituli...

MEMBEDAH AWAL MULA POLEMIK NASAB (DIBALIK SAFARI PWI-LS KLATEN KE JAWA TIMUR)

Gambar
Perjuangan Walisongo Indonesia - Laskar Sabilillah dari Cabang Klaten yang dipimpin langsung oleh Ketuanya Sdr. AGUS ISKANDAR bersama MBAH KYAI MUFID SA'DULLAH bersama santri-santrinya telah aktif di berbagai kegiatan. Termasuk kesigapan mereka bersilaturahmi dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Termasuk diantaranya dengan PSN (Perjuangan Sejarah Nusantara) Jogjakarta yang terakhir terlibat aktif sebagai pemrakarsa pelurusan makam leluhur Mataram Islam di Kompleks Nitikan yang di Ba’alwi-kan dengan marga Alaydrus. Yang terkahir mengiringi kedatangan kami (KRAT. FAQIH WIRAHADININGRAT) di dalam bersafari ke Jogjakarta dan Solo Raya. Jadwal pertama yang kami lakukan pertama adalah sowan ke GBPH. Yudhoningrat (adik Sultan HB X) bersama Kyai Syarif Rahmat dari PADASUKA (Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga) Jakarta yang sekaligus diskusi kebangsaan bersama PSN Jogjakarta yang sangat bersemangat sebagai garda depan penjaga sejarah leluhur Nusantara. Acara tersebut berlangsung pada ta...

Melawan Ideologi Ba'alwi Al Kadzab

Gambar
Di Indonesia penjajahan sesungguhnya telah terjadi penjajahan tanpa disadari. Dimana, penjajahan itu tidak seperti penjajahan jaman kolonial. Tetapi, penjajahan spiritual yang merusak ahklak dan mental melalui doktrin dan dogma oleh pemalsu nasab yaitu Klan Ba'alwi al Kadzab berakidah kastanisasi rasis penyembah berhala nasab, yang tentunya sesat dan menyesatkan. Penjajahan mental dan spiritual di Indonesia saat ini jauh lebih kejam dan biadab jika dibandingkan penjajahan pada jaman kolonial. Karena, jaman penjajahan kolonial lebih condong kepada penjajahan fisik yang dirasakan. Akan tetapi, penjajahan spiritual dan mental telah mengganggu napas kehidupan dalam keberagaman tanpa disadari. Sehingga, tanpa terasa sendi-sendi sosial, budaya dan agama menjadi ngilu. Persoalannya, rasa ngilu itu seakan dirasakan seorang diri. Karena, penjajah spiritual dan mental menggunakan politik devide et empera agar kejahatan yang terorganisir dapat megalahkan kebaikan yang tidak terorganisir. Cuku...

Wali Kebo Yuviyuya

Gambar
Di sebuah desa terpencil yang bernama Desa Kramat, hiduplah seekor kerbau tua yang bijaksana bernama Kebo Gading. Kerbau ini tidak seperti kerbau biasa; ia memiliki keistimewaan yang membuatnya dihormati oleh penduduk desa. Kebo Gading selalu membantu petani dengan bekerja keras di sawah dan menjaga ketentraman desa dari gangguan hewan liar. Namun, suatu hari, Kebo Gading jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia. Penduduk desa yang merasa sangat kehilangan memutuskan untuk menguburkan kepala Kebo Gading di sebuah tempat yang dianggap keramat. Mereka percaya bahwa kepala Kebo Gading harus dihormati dengan layak karena jasanya selama hidupnya. Beberapa waktu setelah penguburan, seorang wali yang dikenal dengan nama Yuviyuya datang ke desa tersebut. Wali Yuviyuya adalah sosok yang dikenal karena kebijaksanaannya dan sering berkelana dari desa ke desa untuk menyebarkan ajaran dan membantu masyarakat. Ketika Wali Yuviyuya mengetahui tentang penguburan kepala Kebo Gading di tempat keramat it...

Penyeban Kepalsuan dan Samarnya Nasab, Menurut Ibnu Khaldun

Gambar
Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam Nukhbatulfikar mencatat. ومن المهم أيضا معرفة أسباب ذالك أي الألقاب ومعرفة الموالي من أعلى أو أسفل بالرق او الحلف او بالاسلام  “Dan termasuk hal yang penting diketahui dalam ilmu mustholah al-hadits adalah mengetahui gelar-gelar atau julukan-julukan dan mengetahui mawali dari atas atau dari bawah atau sebab perbudakan, sebab aliansi antara kabilah dan sebab Islam”. Maksud perkataan Ibnu Hajar tersebut kurang lebih begini, mengenal gelar-gelar ulama seperti as-Syaibani, al-Hudzaili, al-Ju’fi dan lainnya itu sangat penting bagi orang yang mempelajari ilmu riwayat hadis. Dan di antara sebab-sebab terjadinya gelar atas seseorang itu bisa disebabkan karena mawali. Mawali ini bisa disebabkan karena perbudakan atau aliansi atau pengislaman. Mawali kata plural dalam bahasa Arab. Kata tunggalnya mawla artinya tuan pemilik budak yang telah memerdekakan budaknya. Atau bisa bermakna budak yang telah dimerdekakan tuannya. Sebagai contoh; Zaid adalah budak Abdullah....

Memalsukan Sejarah

Gambar
Zionis Yahudi Israel bukan hanya membangun ribuan kuburan palsu di tanah Palestina, namun juga memalsukan sejarah. Modusnya pun licik, melakukan penelitian arkeologi. Zionis Yahudi Israel membuat ribuan kuburan Yahudi palsu di lahan sekitar Masjid al-Aqsa dengan dalih sedang melaksanakan pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan serta penggalian baru, dalam upaya menguasai Palestina. Penjajah Zionis Yahudi Israel sedang mencoba melakukan cara paksa mengontrol tanah Palestina melalui menanamkan 3.000 kuburan lebih (data th 2012) Ini adalah paradoks terbesar, di satu sisi Israel buldozer kuburan asli Muslim di Yerusalem, di lain pihak menanam ribuan kuburan Yahudi palsu. Zionis Yahudi Israel juga melakukan penggalian secara ilegal di tanah Palestina, hingga membuat warga marah. Modusnya pun licik, melakukan penelitian arkeologi yang mampu memalsukan kenyataan dan sejarah Palestina. Universitas riset Bar Ilan Israel pada Agustus tahun lalu mengumumkan penemuan desa arkeologi berusia 4.000 tahu...

Inilah Konsekwensi Hukum Memalsukan Makam

Gambar
Bahwa pemalsuan makam merupakan tindakan yang dianggap serius dan memiliki implikasi hukum yang berat. Secara umum, pemalsuan kuburan dapat mencakup berbagai tindakan seperti memalsukan identitas jenazah, mengubah lokasi kuburan tanpa izin, atau memalsukan dokumen terkait pemakaman. Di Indonesia, tindakan semacam ini bisa dikenakan sanksi pidana berdasarkan KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) dan undang-undang lain yang relevan. Ada beberapa pasal yang bisa digunakan untuk menjerat pelaku pemalsuan kuburan. Ada juga undang-undang yang khusus terkait pemakaman dan pengelolaan makam yang bisa digunakan sebagai dasar hukum untuk menjerat pelaku. Sanksi yang dapat dikenakan meliputi pidana penjara dan/atau denda, tergantung pada beratnya pelanggaran yang dilakukan. Pada Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang tindak pidana menyiarkan kabar bohong serta Pasal 14 dan Pasal 15 Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1946 tersebut sebagai dasar penuntutan perbuatan menyiarkan kabar bohong. ...