Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Ketergantungan Hadramaut-Nusantara

Gambar
  A ] Ketergantungan Ekonomi dan Sosial  Hadramaut dengan Nusantara pada awal abad ke-20, berdasarkan catatan Daniel van der Meulen (1932). Simbiosis Hadramaut-Nusantara: Analisis Geopolitik dan Ekonomi 1932 Secara historis, narasi populer sering menempatkan Hadramaut (khususnya kota Tarim) sebagai pusat gravitasi spiritual bagi Nusantara. Namun, catatan perjalanan Daniel van der Meulen, seorang administrator dan diplomat Belanda, mengungkap realitas yang kontras dari sudut pandang ekonomi-politik: Pada masa itu, Hadramaut secara fungsional adalah "provinsi ekonomi" dari Hindia Belanda. 1. Hadramaut sebagai "Ekonomi Remitansi" Dalam istilah ilmiah, Hadramaut pada masa itu menjalankan sistem Ekonomi Remitansi. Artinya, keberlangsungan hidup sebuah wilayah bergantung sepenuhnya pada aliran dana dari warganya yang merantau di luar negeri (Nusantara).  * Arus Modal: Kekayaan yang dikumpulkan dari sektor perdagangan di Jawa, Sumatera, dan Singapura tidak diinvestasikan k...

Nasab Ba'alwi Gugur Secara Ijma' Isbat Nasab Maupun Syuhrah Wal Istifadhoh...!!!

Gambar
Para pendukung nasab Ba'alwi masih kekeh dan ngotot dengan menunjukan kaidah Ijma' Isbat Nasab dan kaidah Syuhrah wal Istifadhoh, sedang standar kedua kaidah tersebut wajib ada syarat yang harus dipenuhi bukan asal. Berikut ulasannya, [ A ] Sanggahan Terhadap Klaim Ijma’ Isbat Nasab Ba’alwi 1. Tidak Ada Ijma’ dalam Penetapan Nasab Ijma’ (kesepakatan ulama) adalah konsep yang berlaku dalam hal-hal syariat, seperti hukum halal-haram, ibadah, dan muamalah, bukan dalam penetapan nasab. Dalam ilmu ushul fiqh, ijma’ hanya sah apabila terjadi kesepakatan seluruh mujtahid dalam suatu generasi (lihat Al-Ihkam fi Ushul Al-Ahkam karya Al-Amidi). Oleh karena itu, tidak ada ijma’ yang dapat digunakan sebagai dasar penetapan nasab, karena penetapan nasab harus didasarkan pada dalil yang lebih jelas dan bukti yang konkret. Dalilnya: “Jika kalian berselisih dalam suatu perkara, maka kembalikanlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kalian beriman kepada Allah dan Hari Akhir. Yang demikian itu lebi...

Inilah Daftar Bukti Habaib Ba'alwi Hanya Bisa Mengkloning

Gambar
Oleh : Husni Mubarok Al Qudusi Kita yang waras ini maupun yang sudah terbebaskan dari belenggu khurafat hadramautisme jangan pernah merasa lelah untuk selalu bergerak mempersempit ruang gerak kaum Syiah Ismailiyah bani Ubaid, yaitu Habaib Ba'alwi Al Kadzabah yang sangat rasis keturunam Yahudi Ashkenazi Khazarian asal Tarim Hadramaut Yaman. Muhibbin itu sejatinya korban dari perbudakan spiritual yang menumpulkan akal sehat, maka harus dibebaskan. Tidak ada data dan sejarahnya Habaib Ba'alwi ikut mendirikan NU apa lagi nimbrung untuk mendiskusikan berdirinya NKRI, yang ada hanya mereduksi peran para Kiai pribumi dalam perjuangan pembebasan dari penjajahan. Demi Allah mereka hanya lah benalu, Dajjal yang menyesatkan. Sahabat Nabi SAW, Hudzaifah ra, mengisahkan, Dajjal akan keluar membawa air dan api. Yang dilihat manusia sebagai api, sebenarnya air. Apa yang dilihat manusia sebagai air, sebenarnya adalah api. Rekayasa Dajjal semakin sempurna karena bersamanya ada dukungan materi y...